Alkisah mengenai pemimpin yang doanya didengar Alloh. 
Mungkin kita tidak pernah mengenal sosok ini, memang dia salah satu khalifah yang tidak menonjol secara kepemimpinan, namanya adalah Muawiyah Bin Yazid yang merupakan Khalifah ke 3 dari Bani Umayyah.

Ketika diangkat menjadi Khalifah usianya baru 23 tahun dan satu – satunya pidato yang dikeluarkan dihadapan masyarakatnya "Saya mendapatkan amanah kepemimpinan, saya bukan orang yang terbaik diantara kalian, sementara saya orang yang lemah secara fisik maka carilah pengganti saya", setelah itu Muawiyah tidak pernah keluar istananya dan sejarah hanya mencatat hanya 40 hari menjadi Khalifah

Muawiyah tidak menunjukkan seorang pun sebagai penggantinya, dia tidak mau terbebani oleh tanggung jawab kepemimpinan atas orang yang dia tunjuk, dia tidak melihat sosok Umar ketika Abu Bakar menunjuk Umar dan dia juga tidak melihat sosok para sahabat ketika memilih utsman.

Menjelang wafaatnya Muawiyah sempat memberikan kritik kepada keluargnya, dia berkata "Sudah cukup sampai disini kekuasaan keluarga besar Abu Sofyan", dan ternyata perhatikan kalimat yang dikeluarkan oleh pemimpin yang sholeh itu, setelah kepemimpinannya Khalifah selanjutnya bukan dari garis keturunan Abu Sufyan tapi dari Abdul Ash, Abu Sofyan dan Abdul Ash sama – sama anak dari Umayyah maka Dinasty mereka disebut Bani Umayyah

Kita perlu pemimpin yang adil dan sholeh, karna saat keadaan genting atau sulit maka kalimat dan doanya didengar oleh Alloh SWT, karena Imamul Adil jangankan kalimatnya di dunia, bahkan ini adalah salah satu kelompok dari 7 kelompok yang akan dilindungi ketika tidak ada perlindungan lagi di yaumul Kiyamah

View on Path