hari minggu tanggal 27 Februari 2011, abis nganter istri bisa kerja di siang hari bolong walaupun agak hujan, untuk mengatasi rasa yang membetekan, akhirnya gw membuka buku yang telah di beli namun belum selesai dibaca buku itu berjudul “Ibnu Sina  -Tawanan Tujuh Lapis Benteng” penerbit zaman, mungkin sebagian dari kita sudah tahu siapa itu Ibnu Sina nama aslinya adalah Abu Ali al-Husain bin Abdullah kalau di dunia barat ia dikenal sebagai Avicenna, beliau merupakan salah satu pemikir terbesar umat islam di bidang kedokteran. Setelah membaca beberapa puluh halaman, ada bab yang menarik  mengenai suatu ketika pada saat Ibnu Sina sedang tidur tiba – tiba terdengar suara kuda mendekati rumahnya, ternyata sekelompok prajurit muncul dari kegelapan malam, dengan sangat tergesa – gesa mereka mengetuk pintu “Ass…..ya Abu Ali kami datang menghadap atas perintah sultan”, didalam kamar sang istri terjaga kemudian membangunkan Abu Ali” kemudian dia pun membuka bukakan pintunya, Abu Ali bertanya “Ada apa kalian datang kemari ?”. mereka menjawab “ kami ingin memanggil anda karena permaisuri sedang dalam keadaan kritis, dan Sultan menyuruh kami memanggil anda ?”, tanpa banyak berdebat kemudian Abu Ali masuk kedalam tak berapa lama kemudian dia sudah siap pergi ke istana dengan membawa alat – alat medis di tasnya. Sesampainya beliau di istana, Sultan dengan sangat tergesa – gesa menyambut kedatangan dokter bangganya tersebut, Sultan berkata “Wahai Abu Ali, saya meminta maaf membangunkan anda di tengah malam, namun keadaan permaisuri sudah sangat gawat